Rumah Rotan | Forum Komunikasi Mahasiswa Tuban

Latest Post

Tuban baru-baru ini mulai dikenal dibidang pariwisatanya, dimana pemerintah perlahan sedang gencar memperhatikan sektor ini, dan salah satunya yang lagi hits baru baru ini adalah wisata pantai sowan dengan flying bikenya. Namun tahukah anda, jauh sebelum itu, Tuban lebih dikenal dengan kekayaan kulinernya, yang mana salah satunya yang paling cukup terkenal dan menggoda selera adalah kuliner khas Tuban yakni seafood. Kalian pecinta seafood? Nah jika kalian pecinta seafood, maka tidak salah lagi jika kalian berwisata kuliner di kota Tuban. 

Kuliner Khas Tuban, Kare Rajungan
Kota Tuban merupakan salah satu kota yang berada di Pantai Utara Jawa Timur ini menjadikannya kota yang memiliki beragam tempat wisata dan pastinya menjadi tujuan liburan. Letaknya yang strategis ini kuliner khas Tuban yang sangat beragam. Salah satu kuliner khas kota ini adalah Rajungan yang sangat digandrungi para wisatawan.

Rajungan merupakan sejenis hewan laut seperti kepiting. Tapi rajungan berbeda dengan kepiting. Di daerah Tuban ini Rajungan dijadikan makanan khas yang dimasak menjadi Kare Ranjungan. Kepopuleran dari Rajungan dengan rasa yang sangat menggugah selera ini membuatnya sudah untuk ditemukan di berbagai tempat strategis di Kota Tuban tentunya.

Jangan mengaku pecinta seafood sebelum mencoba Kare Rajungan! (isn)

Rapat Kerja Rumah Rotan 2018/2019Sebelum menjalanan kepengurusan pastinya diawali dengan rapat kerja. Rapat kerja Rumah Rotan Kabinet Gradasi periode 2018/2019 dilaksanakan pada tanggal Minggu, 22 Juli 2018 di Rumah Denia (Perum Jenggolo Blok N-2 Jenu ). Rapat keja ini berisi tentang rencana progam kerja dan target capain yang diinginkan selama satu periode kepengurusan. Rapat kerja ini penting banget lho, karena dengan begitu kita tidak asal-asalan menjalankan organisasi. Dan ada tolok ukur tertentu dalam setiap prosesnya.

Pembukaan rapat kerja RR diawali dengan sambutan ketua RR, lalu dilanjutkan pemaparan progam kerja di setiap Departemen Rumah Rotan Kabinet Gradasi. Dalam rapat kerja ini, tiap peserta rapat kerja di perkenankan untuk memberi saran atau kritikan mengenani progam keja yang akan dipaparkan. Rapat kerja RR sendiri memakan hampir setengah hari. Tergantung seberapa progam kerja yang dipresentasikan. Lumayan menguras waktu, dan tenaga.

Setelah pemaparan progam kerja selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama dan berbincang-bincang satu sama lain dan bahkan bermain turnamen game Pro Evolution Soccer 2018 bareng untuk mencairkan suasana agar lebih mengenal lagi satu sama lain hehe.

Rumah Rotan ! Rumahku.. (isn) 


Pasti kalian timbul pemikiran kapan sih awal Rumah Rotan memiliki Jaket Ormada? Kok bisa warnanya merah maroon itu gimana sih? Terus gimana sih filosofi dari desain jaket tersebut?

Rumah Rotan memiliki jaket sejak tahun 2016 awal, tepatnya adalah bulan April. Pengusulan pembuatan jaket di awali dari saat Campus Festival 2016, Rumah Rotan belum memiliki atribut yang seragam. Sehingga diputuskan pembuatan jaket tersebut, mangapa jaket? Hal tersebut di latar belakangi budaya kampus yaitu seragam atribut resmi ormawa kampus adalah sebuah jaket.

Desain jaket Rumah Rotan sendiri dibuat oleh Rijal (Siskal’15), dikarenakan Rumah Rotan terdiri dari 3 kampus maka harus ada semacam ciri-ciri yang membedakan. Lagi-lagi dilatar belakangi oleh ormawa kampus, desain jaketnya pun tak jauh beda dari jaket ormawa kampus ITS-PENS-PPNS. Desain jaketnya di desain bolak balik, dengan model seperti jaket himpunan mahasiswa teknik. Maka di sepakati kalo desain jaket luarnya adalah Rumah Rotan, dan desain dalamnya kampus. Sehingga dari sana terdapat 3 desain jaket untuk bagian dalamnya.
desain jaket rumah rotan

Gambar desain awal jaket Rumah Rotan

Berdasarkan pilihan desain di atas, terpilih nomer 2. Untuk filosofinya berwarna merah maroon adalah mewakili tanah merah yang ada di Tuban, selain itu merah maroon di rasa bukan hanya berani tapi juga lebih dewasa. Kemudian untuk kuda yang ada di dada kiri menghadap kanan maksudnya adalah berawal dari keadaan yang kurang baik (kiri), lalu selalu menghadap ke arah yang lebih baik (kanan). Harapannya adalah Rumah Rotan dapat bermanfaat untuk Tuban yang di lambangkan kuda sehingga Tuban dapat menuju kondisi yang lebih baik. Kemudian untuk tulisan dan kuda berwarna putih, maksudnya adalah kesucian hati mahasiswa Rumah Rotan untuk mengabdi ke kota tercinta. 

Desain di atas, selain sudah di setujui oleh ketua Rumah Rotan (Fitria, SI’12) juga sudah di setujui oleh anggota Rumah Rotan. Pada pemesanan awal terdapat 89 jaket, dengan rincian 63 dari ITS, 14 dari PENS, dan 12 dari PPNS.  

jaket resmi rumah rotan

Sedang desain jaket kampus di serahkan untuk setiap kampusnya, untuk filosofinya juga berasal dari setiap kampusnya. berikut desain jaket Zenitron, Erola, dan RR-PPNS. (arj)

jaket erola

jaket ppns



jaket zenitron




Serangkaian proses open recruitment terhadap staff baru Rumah Rotan periode 2018/2019 telah selesai dilakasanakan. Sebagaimana tradisi yang sudah ada, Rumah Rotan juga melaksanakan acara Welcome Party sebagai sarana menjalin keakraban diantara para staff dan juga anggota Rumah Rotan yang mana notabennya adalah berasal dari dua angkatan yang berbeda yakni angkatan 2016 dan 2017. 

Bukan hanya sekedar welcome party seperti umumnya yang hanya sekedar kumpul dan makan-makan, wp RR Kabinet Gradasi kali ini juga mewarnainya dengan acara sosial yang bertajuk RRBerbagi. RRBerbagi sendiri merupakan sebuah tajuk khusus bagi Rumah Rotan dalam hal sosial-masyrakat, dimana Kami membagikan takjil untuk berbuka puasa di 5 Titik yang ada dikota Tuban, seperti di sekitaran Alun-Alun, Perempatan Kapur, Perempatan Patung (GOR), seputaran pantai Boom dan juga perempatan Polres Tuban, mengingat momen tersebut bertepatan dengan adanaya bulan Ramadhan yang mana kita lebih dianjurkan untuk lebih banyak berbagi kepada sesama.

RR Membagikan Takjil Gratis ke Para Pengguna Jalan


Anggota Rumah Rotan Membagikan Takjil di Alun-Alun Tuban

Anggota Rumah Rotan membagikan Takjil Buka Puasa di Perempatan Gor Tuban


Dengan begitu makna dan manfaat Welcome Party akan menjadi lebih besar, karena bukan kita yang ada diinternal Rumah rotan saja yang saling mengenal, akan tetapi kita juga bisa lebih mengenal masyarakat disekitar kota kita tercinta ini. Disamping itu, hikmah yang lain dengan adanya acara ini juga menjadi sarana Branding untuk mengenalkan Rumah Rotan ke kalangan masyarakat luas.

Para Staff RR Membagikan Takjil ke Para Pengguna Jalan

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan berbuka bersama dan bincang serta ramah tamah bersama untuk mencairkan suasana agar tidak ada lagi rasa sungkan satu sama lain. (ddk)

Foto bersama RR Gradasi 18 dalam acara Welcome party

Rumah Rotan 18/19 pada Acara WP dan BUBER

Hai Sobat RR! Kalian pasti tahu kan wana wisata sowan? Pastinya tidak asing lagi di telinga kita. Wisata yang terletak di Dusun Sowan, Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, Kabupten Tuban. Objek wisata yang memiliki wisata pantai dan hamparan tanah yang luas serta eksotisme alam yang indah, akhir-akhir ini para wisatawan di suguhkan wahana baru, apakah kalian sudah tau? Wahana ini seperti wahana yang ada di wisata Coban Rais Malang. Nah sekarang tidak perlu jauh-jauh ke Malang untuk menikmati wahana yang seru ini yaitu wahana Flying Bike ( Bersepeda di udara ). Kalian pasti tidak sabar mencobanya kan?

Kerennya, Flying bike di pantai Sowan TubanFlying Bike – Flying Bike atau yang bisa disebut sepeda gantung ini merupakan wahana yang unik karena bersepeda di atas jalan raya sudah biasa, namun akan menjadi hal unik bila bersepeda menggantung di udara dengan perpaduan tali seperti wahana Flying Fox. Wahana yang bisa digunakan untuk satu orang atau dua orang ini biasanya menarik perhatian pemuda-pemudi untuk mengabadikan momennya. Dengan  tiket yang cukup murah kita bisa menikmati wahana tersebut.
Tarif yang diberikan untuk satu orang  adalah 15 ribu dengan gratis 3 foto, dan untuk dua orang cukup membayar 25 ribu dengan gratis 5 foto.

Kalian akan dipasangi tali pengaman untuk menaiki sepeda gantung tersebut. Lokasinya yang lumayan tinggi membuat banyak orang menguji nyalinya untuk yang tidak suka ketinggian. Begitu naik sepeda tersebut, kalian akan merasakan sensasi menaiki sepeda yang tidak menginjak tanah seperti di  sirkus luar negeri. Kalian tidak usah takut untuk mencobanya karena aada petugas berpengalaman dan alat pengaman yang tersedia cukup memadai.

Jangan lupa berkunjung ssobat……(isn)

RumahRotan

{facebook#https://www.facebook.com/rumahrotanku/} {google-plus#https://plus.google.com/108516472154630869773} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCo7p3MW92bRxpYmeNAp4FdA/featured?view_as=subscriber} {instagram#https://www.instagram.com/rumahrotan3/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget