Rumah Rotan | Forum Komunikasi Mahasiswa Tuban

Latest Post

Halo sobat RR? Kamis, 13 September 2018 kemarin, Forda Tuban yang biasa dikenal dengan Rumah Rotan mengadakan welcome party. Acara ini merupakan acara rutin setiap tahun yang bertujuan untuk menyambut mahasiswa baru Tuban lebih tepatnya anggota baru Rumah Rotan 2018  yang melanjutkan pendidikannya di ITS, PENS dan PPNS. Kali ini welcome party dilaksanakan di SCC lt 3 ITS yang dihadiri oleh mahasiswa baru dari ITS,PENS dan PPNS serta anggota Rumah Rotan lama. 
keluarga besar rumah rotan

Acara diadakan mulai dari pukul 18:00 sampai selesai, acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Rumah Rotan periode 2018/2019 yaitu oleh Tito Bingar Saputra, setelah itu sambutan yang kedua dari ketua pelaksana Welcome Party Rumah Rotan 2018 yaitu oleh Shofiudin Bahtiar. Acara selanjutnya adalah pengenalan Rumah Rotan, materinya adalah bagaimana sejarah terbentuknya Rumah Rotan yang disampaikan oleh mas Arif dari PPNS. Materi yang disampaikan cukup lama, dan anggota Rumah Rotan baru 2018 sangat antusias mendengarkannya. Setelah itu, tidak lupa para pengurus Rumah Rotan periode 2018/2019 kabinet Gradasi memperkenalkan diri dimulai dari BPH, Departemen Dagri, Departemen PSDM, Departemen Sosma, Departemen Kominfo dan yang terakhir adalah Departemen Hublu. Dan tidak lupa untuk perkenalan anggota baru Rumah Rotan 2018  yang diwakili oleh mahasiswa baru dari ITS, PENS, dan PPNS. 
Sambutan Ketua RR Kabinet gradasi 18/19
Sambutan ketu pelaksan WP


Kemudian dilanjutkan dengan game yang diikuti seluruh anggota Rumah Rotan, baik baru maupun lama. Game nya adalah game mengangkat balon pakai tali raffia lalu berjalan menuju garis finish, game ini sangat seru karena anggota RR sangat antusias mengikutinya. Game ini dimenangkan oleh anggota baru Rumah Rotan 2018 dari PPNS. Setelah game selesai, dilanjutkan dengan penampilan Band dari Rumah Rotan yang diwakili oleh Abil, Arif,dkk.

Selanjutnya dilakukan penyematan Jaket RR kepada perwalian anggota baru Rumah Rotan 2018 yang diwakili oleh Yusni. Dilanjutkan dengan foto bersama anggota penuh Rumah Rotan. 
Mahsiswa baru Rumah Rotan 2018

Penutupan acara dilakukan dengan pembacaan doa oleh Hengky Dwi Januar Prabowo dari PPNS. Kami segenap anggota Rumah Rotan mengucapakan “Selamat datang kepada anggota baru Rumah Rotan 2018, semoga kelak dapat memberi kontribusi yang baik untuk Rumah Rotan kedepan.” Aamiin.


Rumah Rotan! Rumahku!







Upacara bendera untuk memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 Tahun lazimnya dilaksanakan ditempat yang lapang. Namun tak sedikit pula yang melaksanakannya dengan berbagai cara dan tempat yang kurang lazim, seperti upacara bendera yang menjadi rutinitas tahunan yang di inisiasi oleh para pemuda pemudi karang taruna Widang yang mana kegiatan upacara tersebut dilakukan di atas puncak pegunungan Ngalang, kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Pengibaran Bendera HUT RI 73 di Puncak Ngalang Widang


Upacara 17 Agustus 2018 di Puncak Ngalang Widang


Rumah Rotan menjadi salah satu yang mendapatkan undangan khusus untuk mengikuti acara upacara tersebut. Amanah undangan tersebut tentu tidak mungkin disia-siakan dengan mengusahkan agar beberapa anggotanya bisa hadir untuk mengikuti kegiatan upacara tersebut. Upacara berlangsung dengan penuh kekhidmatan. 

Selepas acara, para peserta bisa melakukan foto-foto dengan pemandangan yang cukup bagus diatas puncak Ngalang, sekalipun dibawah teriknya siang hari hehe.

Foto Bersama RR Selepas Upacara 17 Agustus 2018 di Puncak Ngalang Widang Tuban
Upacara Bendera HUT RI 73 Bersama RR

Upacara Peringatan Hut R1 Ke-73 Tahun

Foto Bersama RR Selepas Upacara 17 Agustus 2018 di Puncak Ngalang Widang Tuban


Minggu (05/08). Rumah Rotan telah sukses mengadakan kegiatan bakti sosial. Kegiatan baksos ini diadakan di Yayasan Yatim Piatu Al Mustajab, Senori Tuban. Perjalanan cukup panjang harus ditempuh untuk bisa sampai ke lokasi tersebut karena Senori sendiri merupakan daerah paling ujung selatan dari wilayah kabupaten Tuban.  Namun perjalanan selama 1,5 jam tersebut tidak terasa melelahkan karena sepanjang perjalanan kami ditemani  dengan pemandangan hutan yang elok dan menghijau.

Kami tiba dilokasi sekitar pukul 13:00 wib, dan kami begitu senang dengan sambutan hangat oleh para pengurus yayasan serta warga setempat. Seketika itu kami langsung diarahkan menuju ke sebuah mushola  tempat dimana kami akan melaksanakan kegiatan bakti sosial yang sederhana itu. Kami mulai mempersiapkan segala sesuatunya, disisi yang lain, pihak pengurus yayasan juga sibuk untuk memanggil serta memastikan para peserta baksos yang sedianya berjumlah 30 orang yatim piatu. 

Acara diawali dengan sambutan pembuka oleh Ketua Rumah Rotan kabinet Garadasi 2018/2019, Tito Bingar Saputra yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh beberapa perwakilan pihak yayasan Al Mustajab dan juga tokoh desa setempat. Melalui sambutan yang cukup panjang tersebut, kami merasa sangat beruntung karena begitu banyaknya informasi yang bisa kami peroleh mengenai bagaimana sejarah serta kondisi Yayasan Al Mustajab tersebut yang mana dapat menjadi pelecut kami sebagai mahasiswa untuk lebih sering mengadakan kegiatan sosial, sebagai bentuk perwujudan peran fungsi mahasiswa untuk melakukan pengabdian masyarakat.

Sambutan oleh Ketua RR 2018/2019

Sambutan oleh perwakilan Yayasan Al Mustajab

Sambutan oleh pengasuh ponpes


Kemudian acara dilanjutkan dengan acara yang lebih informal dan tentunya menyenangkan yaitu Games buat adek-adek yang ngemesin pula tentunya hehe. Mulai dari games menyanyi lagu anak-anak sampai tantangan buat melafalkan surat-surat pendek semakin menambah kemeriahan serta kehangatan suasana disiang itu. Tampak riuh canda tawa lepas dari adek-adek kami tercinta. Perasaan senang rasanya melihatnya, walaupun hanya dengan hal kecil dan hadiah yang tak seberapa yang bisa kami lakukan.     

Sesi games oleh Denia, Kadep SOSMA RR 2018/2019

Sesi games dipandu oleh hengky

Sesi games dipandu oleh hengky

Selepas itu acara diakhiri dengan doa penutup dan pemberian santunan yang tak seberapa kepada para anak yatim piatu yang hadir. Dan berikut beberapa dokumentasi yang sempat terpotret oleh kamera kami.

sesi penyerahan santunan

suasana kehangatan keluarga RR bersama anak-anak yatim

Sesi foto bersama, keluarga RR dan Pihak Yayasan Al Mustajab

  
Terimaksih secara khusus khusus untuk Yayasan Al Mustajab dan Warga Jatisari, Senori Tuban   (ddk)

Tuban baru-baru ini mulai dikenal dibidang pariwisatanya, dimana pemerintah perlahan sedang gencar memperhatikan sektor ini, dan salah satunya yang lagi hits baru baru ini adalah wisata pantai sowan dengan flying bikenya. Namun tahukah anda, jauh sebelum itu, Tuban lebih dikenal dengan kekayaan kulinernya, yang mana salah satunya yang paling cukup terkenal dan menggoda selera adalah kuliner khas Tuban yakni seafood. Kalian pecinta seafood? Nah jika kalian pecinta seafood, maka tidak salah lagi jika kalian berwisata kuliner di kota Tuban. 

Kuliner Khas Tuban, Kare Rajungan
Kota Tuban merupakan salah satu kota yang berada di Pantai Utara Jawa Timur ini menjadikannya kota yang memiliki beragam tempat wisata dan pastinya menjadi tujuan liburan. Letaknya yang strategis ini kuliner khas Tuban yang sangat beragam. Salah satu kuliner khas kota ini adalah Rajungan yang sangat digandrungi para wisatawan.

Rajungan merupakan sejenis hewan laut seperti kepiting. Tapi rajungan berbeda dengan kepiting. Di daerah Tuban ini Rajungan dijadikan makanan khas yang dimasak menjadi Kare Ranjungan. Kepopuleran dari Rajungan dengan rasa yang sangat menggugah selera ini membuatnya sudah untuk ditemukan di berbagai tempat strategis di Kota Tuban tentunya.

Jangan mengaku pecinta seafood sebelum mencoba Kare Rajungan! (isn)

Rapat Kerja Rumah Rotan 2018/2019Sebelum menjalanan kepengurusan pastinya diawali dengan rapat kerja. Rapat kerja Rumah Rotan Kabinet Gradasi periode 2018/2019 dilaksanakan pada tanggal Minggu, 22 Juli 2018 di Rumah Denia (Perum Jenggolo Blok N-2 Jenu ). Rapat keja ini berisi tentang rencana progam kerja dan target capain yang diinginkan selama satu periode kepengurusan. Rapat kerja ini penting banget lho, karena dengan begitu kita tidak asal-asalan menjalankan organisasi. Dan ada tolok ukur tertentu dalam setiap prosesnya.

Pembukaan rapat kerja RR diawali dengan sambutan ketua RR, lalu dilanjutkan pemaparan progam kerja di setiap Departemen Rumah Rotan Kabinet Gradasi. Dalam rapat kerja ini, tiap peserta rapat kerja di perkenankan untuk memberi saran atau kritikan mengenani progam keja yang akan dipaparkan. Rapat kerja RR sendiri memakan hampir setengah hari. Tergantung seberapa progam kerja yang dipresentasikan. Lumayan menguras waktu, dan tenaga.

Setelah pemaparan progam kerja selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama dan berbincang-bincang satu sama lain dan bahkan bermain turnamen game Pro Evolution Soccer 2018 bareng untuk mencairkan suasana agar lebih mengenal lagi satu sama lain hehe.

Rumah Rotan ! Rumahku.. (isn) 


Pasti kalian timbul pemikiran kapan sih awal Rumah Rotan memiliki Jaket Ormada? Kok bisa warnanya merah maroon itu gimana sih? Terus gimana sih filosofi dari desain jaket tersebut?

Rumah Rotan memiliki jaket sejak tahun 2016 awal, tepatnya adalah bulan April. Pengusulan pembuatan jaket di awali dari saat Campus Festival 2016, Rumah Rotan belum memiliki atribut yang seragam. Sehingga diputuskan pembuatan jaket tersebut, mangapa jaket? Hal tersebut di latar belakangi budaya kampus yaitu seragam atribut resmi ormawa kampus adalah sebuah jaket.

Desain jaket Rumah Rotan sendiri dibuat oleh Rijal (Siskal’15), dikarenakan Rumah Rotan terdiri dari 3 kampus maka harus ada semacam ciri-ciri yang membedakan. Lagi-lagi dilatar belakangi oleh ormawa kampus, desain jaketnya pun tak jauh beda dari jaket ormawa kampus ITS-PENS-PPNS. Desain jaketnya di desain bolak balik, dengan model seperti jaket himpunan mahasiswa teknik. Maka di sepakati kalo desain jaket luarnya adalah Rumah Rotan, dan desain dalamnya kampus. Sehingga dari sana terdapat 3 desain jaket untuk bagian dalamnya.
desain jaket rumah rotan

Gambar desain awal jaket Rumah Rotan

Berdasarkan pilihan desain di atas, terpilih nomer 2. Untuk filosofinya berwarna merah maroon adalah mewakili tanah merah yang ada di Tuban, selain itu merah maroon di rasa bukan hanya berani tapi juga lebih dewasa. Kemudian untuk kuda yang ada di dada kiri menghadap kanan maksudnya adalah berawal dari keadaan yang kurang baik (kiri), lalu selalu menghadap ke arah yang lebih baik (kanan). Harapannya adalah Rumah Rotan dapat bermanfaat untuk Tuban yang di lambangkan kuda sehingga Tuban dapat menuju kondisi yang lebih baik. Kemudian untuk tulisan dan kuda berwarna putih, maksudnya adalah kesucian hati mahasiswa Rumah Rotan untuk mengabdi ke kota tercinta. 

Desain di atas, selain sudah di setujui oleh ketua Rumah Rotan (Fitria, SI’12) juga sudah di setujui oleh anggota Rumah Rotan. Pada pemesanan awal terdapat 89 jaket, dengan rincian 63 dari ITS, 14 dari PENS, dan 12 dari PPNS.  

jaket resmi rumah rotan

Sedang desain jaket kampus di serahkan untuk setiap kampusnya, untuk filosofinya juga berasal dari setiap kampusnya. berikut desain jaket Zenitron, Erola, dan RR-PPNS. (arj)

jaket erola

jaket ppns



jaket zenitron



RumahRotan

{facebook#https://www.facebook.com/rumahrotanku/} {google-plus#https://plus.google.com/108516472154630869773} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCo7p3MW92bRxpYmeNAp4FdA/featured?view_as=subscriber} {instagram#https://www.instagram.com/rumahrotan3/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget